• Perpustakaan IAIN Ternate

CERDAS BERSAMA PERPUSTAKAAN IAIN TERNATE

Profil Perpustakaan IAIN Ternate

Institut Agama Islam Negeri Ternate saat ini yang sebelumnya bernama IAIN Alauddin Ujung Pandang Cabang Ternate berdiri pada tahun 1966. Seiring dengan dinamika kehidupan masyarakat dan berkembangnya pendidikan di Indonesia, maka pada tahun 1997 seluruh fakultas cabang seluruh Indonesia mengalami transformasi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, termasuk Fakultas Tarbiyaah IAIN Alauddin Ujung Pandang di Ternate. STAIN Ternate kemudian mengalami transformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri Ternate berdasarkan Perspres Nomor 54 Tahun 2013 Tanggal 30 Juli 2013.

Transformasi STAIN Ternate menjadi IAIN pada hakikatnya adalah transformasi kelembagaan dan akademik yang berimplikasi pada perubahan manajemen akademik. Seiring dengan transfomrasi tersebut, Perpustakaan Pusat IAIN Ternate sebagai salah satu unit pelayanan teknis di bawah IAIN Ternate secara otomatis berubah menjadi Perpustakaan Pusat IAIN Ternate. Untuk mengetahui sejarah berdirinya perpustakaan IAIN Ternate yang lebih otentik sulit ditemukan referensi yang akurat. Akan tetapi dapat ditarik benang merah, bahwa keberadaan sebuah perguruan tinggi otomatis sebuah perpustakaan pun sudah ada walaupun sifatnya masih sangat sederhana.

Pada tahun 1977, IAIN Ternate yang ketika itu masih bestatus Fakultas Tarbiyah IAIN Alauddin Cabang Ternate, sekarang Makassar sudah memiliki perpustakaan walaupun masih sangat sederhana. Dalam perjalanannya Perpustakaan IAIN Ternate selalu berbenah diri seiring dengan perkembangan IAIN secara kelembagaan. Oleh karena itu, pada tahun 1982 Perpustakaan IAIN Ternate sudah memiliki gedung tersendiri. Seiring dengan berjalannya waktu, pada tahun 2003 Perpustakaan IAIN Ternate memiliki gedung baru dengan kapasitas dua lantai yang sampai sekarang masih ditempati.

Bahan koleksi pustaka masih terbatas pada buku dan itupun masih bersifat sumbangan baik perorang maupun lembaga pemerintah yaitu dari Departemen Agama RI dan Pemerintah Daerah Tk I Maluku yang ketika itu dijabat oleh Hasan Slamet sebagai Gubernur. Seiring dengan perkembangan IAIN ketika itu, yang masih berstatus IAIN Cabang Ujung Pandang di Ternate dibawah kepemimpinan Drs. H. Sahabuddin, maka pada tahun 1984 STAIN Ternate sudah mulai membeli buku sendiri. Walaupun dengan kesederhanaan yang dimilikinya, unit perpustakaan sudah dipimpin oleh seorang Kepala Perpustakaan. Untuk mengetahui pimpinan Kepala Perpustakaan dari waktu ke waktu adalah sebagai berikut:

  1. Drs. Muin Sakudu, 1977-1980
  2. Drs. Syarifuddin Gazal, 1980 – 1982
  3. Drs. H. Sulaiman L. Aziz, 1983 – 1987
  4. Drs. Hanafi Rajab, 1987 – 1997
  5. Dra. Hj. Junaenah Misbah, 1997-2006
  6. Dra. Suryani Hi. Umar, 2006 – 2010
  7. Drs. Harus Ginoni, 2010 – 2014
  8. Nuraen Ahmad, S. Ag, SIP, M. Si, 2014 sampai sekarang

Walaupun dengan kesederhanaan dan minimnya fasilitas yang dimiliki tidaklah membuat pengelola perpustakaan ketika itu pantang menyerah. Tantangan yang dihadapinya justru termotifasi untuk mengembangkan perpustakaan Fakultas Tarbiyah IAIN Alauddin di Ternate ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, untuk meningkatkan mutu dan sistem layanannya, maka pada tahun 1988 IAIN Ternate mengirim Drs. Hanafi Rajab untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang ilmu perpustakaan di Universitas Trisakti Jakarta. Melalui pendidikan dan pelatihan tersebut perpustakaan IAIN Ternate yang tadinya menggunakan sistem terbuka, dirubah ke sistem tertutup untuk menghindari kehilangan bahan pustaka. Malai saat itu perpustakaan IAIN Ternate mulai mengalami perubahan.

Kondisi objektif tersebut menunjukan bahwa, Perpustakaan IAIN Ternate dari tahun ke tahun menunjukkan perubahan yang sangat signifikan seiring dengan perubahan yang terjadi, baik sejak dari Fakultas Tarbiyaah IAIN Alauddin Cabang Ternate, STAIN Ternate maupun telah menjadi IAIN Ternate. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari sarana dan parasana yang tersedia, yaitu ditandai dengan dibangunnya gedung baru dengan kapasitas berlantai II. Begitu juga dengan bahan koleksi. Sampai saat ini, Perpustakaan Pusat IAIN Ternate selalu mendapat alokasi pengadaan koleksi bahan pustaka, berupa buku dan itu sudah dilakukan sendiri oleh IAIN Ternate yang bersumber dari dana DIPA IAIN Ternate dan ini berjalan setiap tahun anggaran.